News

We Found It

Go Local

posterpengumuman-01

Festival Desa 2016

Melekatkan rasa, Menggerakkan Ekonomi Desa Jakarta, 28-30 Oktober 2016 Festival Desa 2016, digelar sebagai wadah untuk untuk mempertemukan produsen pangan, kerajinan dan lainnya di pedesaan dengan konsumen kota, juga komunitas dan pribadi yang peduli dengan potensi desa. Festival Desa juga ingin mengingatkan agar arah kebijakan

14712835_10154199803129585_805170797441185014_o

World Food Day 2016 – Pangan Lokal, Memperkuat Negeri ini!

Hari minggu 16/10/2016 bersama kami melakukan kampanye 100 persen pangan lokal, untuk mendukung Kedaulatan Pangan Membangun Kedaulatan Pangan Berkelanjutan Mengantisipasi Era Perubahan Iklim (nasional) Latar Belakang: Hingga saat ini pemerintah Indonesia masih berfokus pada tanaman padi, ditandai dengan fokus percontohan di Boyolali (lokasi peringatan HPS) adalah

ranbow cake

Rainbow Cake dari tepung lokal

Rainbow Cake dari tepung lokal Setelah keranjingan red velvet, para pecinta cake di Indonesia beralih ke rainbow cake. Warnanya yang mencolok seketika memikat mata dan lidah. Untuk membuktikan kalau tepung lokal kita punya rasa yang sama enaknya, malah lebih sehat karena bebas gluten, Griya Roti-Kue-Catering Sehat

nira 4

Manisnya nira lontar Rote

Di satu siang yang terik di desa Thie, Pulau Rote, seorang teman menyodorkan nira lontar yang baru diturunkan dari pohonnya. Kami meminumnya langsung dari haik, wadah yang terbuat dari daun lontar, dan seketika haus dan kepenatan pun hilang. Di Pulau Rote, yang disebut juga ‘Nusa

kawista2

Kawista si “Java Cola”

Kawista si “Java Cola” Ada rasa dingin, juga harum yang khas saat menikmati sirup kawista. Jangan lupa untuk mengocok sirup lebih dahulu sebelum diminum, agar sensasi semriwingnya lebih menggigit. Bagi yang pernah mencicipi sirup kawista, apalagi di tengah panas yang menyengat, rasanya memang ngangenin. Rasa

posterbaru-02

Youth Camp 2016

Inilah cara kami belajar dan berbagi untuk bersama mencintai negri youth camp 2016 kali ini dilaksanakan agak berbeda di pulau pramuka

poster-01

Festival Desa 2015

Festival Desa kembali diadakan dibulan oktober…tunggu berita selanjutnya. atau updatenya bisa ke https://www.facebook.com/I-am-Locavore-314462395323273/timeline/

195130_3gulasemut

Gula Semut Aren, gula sehat yang kian dicari

Gula pasir putih merupakan salah satu merupakan produk lokal yang terancam saat Masyarakat Ekonomi ASEAN/MEA 2015 diterapkan. Produksi gula putih Indonesia hanya 2,55 juta ton, karena pengelolaannya belum efisien, juga belum banyak melakukan diversifikasi produk. Bisa jadi Indonesia hanya menjadi pasar untuk gula putih dari

Ruwwhan

Tradisi Ruwahan

‪#‎Ruwahan‬ Di masyarakat Jawa, setiap tindakan erat sekali dengan simbol-simbol dalam rangka memaknai hidup dan kehidupan. Misalnya dalam tradisi Ruwahan (sebulan menjelang Ramadhan) ada satu kegiatan yakni anteran atau hantaran ke tetangga dan kerabat. Isi hantaran ini berupa makanan: ketan, kolak, dan apem yang sarat makna

marketing tools-03

Let’s move and eat local

Let’s move and eat local It’s health that really wealth (Mahatma Gandhi) Kesehatan merupakan hal yang penting bagi kehidupan setiap orang. Oleh karenanya  setiap orang selalu menginginkan hidup sehat. Dengan sehat kita bisa belajar, bekerja dan beraktifitas dengan baik. Sehingga sangatlah tepat kutipan dari Mahatma

Print

10 Alasan untuk selalu mengkonsumsi Pangan Lokal

10 Alasan untuk selalu mengkonsumsi Pangan Lokal Mengkonsumsi pangan lokal dapat menggerakkan ekonomi lokal. Studi yang dilakukan New Economics Foundation di London, menunjukkan satu dolar yang dibelanjakan ditingkat lokal dapat menghasilkan pendapatan dua kali lipat bagi perekonomian lokal. Lebih segar.  Banyak produk segar, seperti sayur

cocoa-fact-sheet

Coklat Lokal Luwu

Coklat Lokal Luwu Tanaman coklat yang tumbuh di kawasan Luwuk Utara dan Luwuk Timur merupakan varietas lokal yang tahan terhadap serangan hama penggerek buah, salah satu hama yang sering menghancurkan tanaman coklat dan merugikan petani.  Sehingga petani membutuhkan benih yang tepat dengan pengelolaan kebun coklat