100 persen Pangan Lokal

i'm Locavore

Merawat Sumber Pangan

padi2

Memang kenapa kalau sumber pangan kita tidak dirawat dengan baik? Bukan kah selama ada uang kita bisa membelinya dari mana saja? Tidak salah juga pertanyaan-pertanyaan itu, justru baik, karena dapat dijadikan langkah awal untuk melihat kembali situasi pangan kita. Impor pangan Indonesia terus meningkat. Alasan pemerintah untuk menyediakan makanan yang cukup bagi semua penduduk Inondeia. Sementara orang-orang yang setiap hari beraktifitas menghasilkan pangan: Pak tani, Bu tani, Nelayan, perempuan nelayan, masyarakat sekitar hutan semakin berkurang jumlahnya. Mereka tidak mau lagi menghasilkan pangan karena tidak ada dukungan dan penghargaan yang cukup bagi upaya mereka. Hasil panen dihargai murah sekali. Program-program tidak membantu mereka. Ironis ya, mereka yang menghasilkan pangan, justru merasa tidak dapat hidup layak dari uhasa yang dilakukan: memberi makan masyarakat luas. Ini merupakan salah satu bukti kalau bangsa ini mengabaikan sumber pangannya sekaligus orang-orang yang bergantung hidup disana.

Pangan memang bukan sekedar soal punya uang untuk membeli. Karena saat tidak ada lagi yang mau mendedikasikan kerjanya untuk menghasilkan pangan, konsumen mau membeli apa? Beberapa kali musim kering yang berkepanjangan membuktikan uang tak berarti. Sumber pangan kita berlimpah. Mari kita rawat, dengan selalu mendukung produk lokal dan menghargai kerja keras pak Tani, Bu Tani, Nelayan tradisional dan perempuan nelayan, lakilaki dan perempuan yang menyediakan pangan kita.

Locavore • April 30, 2015


Previous Post

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *