100 persen Pangan Lokal

i'm Locavore

Respect, Protect, Fulfill

 

poster-03 poster-01 poster-02

Kadang-kadang, saat bercanda terlempar kalimat  “dasar melanggar HAM”. Jangan-jangan karena ketidak sensitifan, kita benar-benar berlaku demikian.  Menjegal hak orang lain, tidak memberikan hak kolega satu tim, atau mencuri jatah teman seperjuangan.Uups

Banyak hal mewarnai hubungan antara satu manusia dengan manusia lainnya.  Apalagi bagi kita yang hidup Indonesia, dengan masyarakat yang beragam dan segala keunikannya.   Kadang kala, terjadi benturan dan kesalah pahaman yang dipicu perbedaan.

Belum lagi kalau sudah ditingkat kelompok. Tak habis-habis rasanya membaca kabar tentang pertikaian antar warga, antar desa, antar pendukung satu dengan lainnya. Tak jarang  berakhir dengan tragedi. Padahal perbedaan adalah kenyataan.

Setiap 10 Desember ditetapkan sebagai hari untuk memperingati Hak Asasi Manusia.    Dipilih, karena pada tanggal itu 65 tahun lalu, Majelis Umum PBB mengadopsi dan memproklamasikan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Mengingatkan terus agar setiap orang di  muka bumi ini agar selalu menghormati hak asasi manusia, segera menyelesaikan berbagai konflik terkait dengan HAM demi kesejahteraan bersama.

Setidaknya ada 6 prinsip utama yang dapat memandu setiap orang, pada berbagai tingkatan, agar tidak menjadi salah satu pelaku pelanggar hak asasi manusia:

  • Universal  dan melekat pada tiap orang
  • Utuh, satu kesatuan
  • Saling  ketergantungan dan saling terhubung
  • Persamaan dan Non-Diskriminasi
  • Partisipasi  dan terbuka
  • Tanggung gugat  dan berdasar kan pada aturan hukum.

Hak dimiliki oleh semua orang, tidak melihat ras, suku atau pun kelas sosial dan tingkatan ekonominya.  Semua orang memilik hak, dan juga ada kewajiban yang menyertainya.  Jika seseorang tidak ingin hak nya dirampas, dia pun berkewajiban untuk tidak mengambil hak orang lain.

Ketimpangan karena pengabaian HAM

Saat ini kesenjangan antara kelompok yang kaya dengan kelompok yang miskin semakin lebar. Hal ini diantaranya dilaporkan oleh Bank Dunia. Walau pun banyak dana dikucurkan untuk menghapus kemiskinan, dalam bentuk memberikan kebutuhan dan pengetahuan, kemiskinan terus beranak pinak.

Kemudian, disadari bahwa penyebabnya adalah terjadinya pengambilan hak atas individu atau kelompok sehingga mereka terjebak atau tidak dapat keluar dari lingkaran kemiskinan.  Ada masyarakat adat yang tidak dapat lagi mengelola kawasan hutan yang sebelumnya menjadi sumber penghidupan secara turun-temurun. Ada desa nelayan yang harus pindah karena areal pantai dan laut untuk mencari kerang dan menangkap ikan masuk dalam rencana reklamasi, dijadikan kawasan hiburan. Ada yang ingin menyuarakan kepentingan sebagai pekerja malah kehilangan pekerjaannya.

Jika kita ingin makan dengan cukup, maka orang lain pun perlu makan dengan cukup untuk melanjutkan hidup.  Yuk pastikan, apapun yang kita kerjakan, agar selalu saling menjaga agar kita tidak melanggar hak orang lain. Karena dengan cara inilah keseimbangan dapat tercapai.  Selamat Hari Hak Asasi Manusia. Mari saling menghormati, melindungi dan memenuhi hak sesama manusia yang hidup bersama di satu dunia.

Locavore • May 22, 2014


Previous Post

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *